When Things Gone Bad materi favorite MC TV Presenter 76

Saya Michelle Brenda Patricia salah satu murid dari kelas MC TV Presenter Professional Batch 76, materi When Things Gone Bad ketika saya belajar di Talkinc sangat berguna dan dapat menjadi panduan ketika kita membawakan suatu acara. Tetapi mengapa saya memilih materi ini sebagai materi favorit saya ? Karena pada materi ini kami diajarkan bagaimana cara mengendalikan suasana dan audience ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau diluar scenario.

Seperti pada waktu itu kami diuji untuk membawakan salah satu acara, dan saya membawakan acara launching produk yang dilaksanakan di Mall Gandaria City. Ketika saya membawakan acara, para audience tidak ada yang menyimak apa yang saya katakan (yaitu teman-teman saya yang memang diberi tugas oleh mbak Ninda agar tidak menyimak apa yang saya katakan). Jujur disana saya benar-benar syok dan sedih ketika tidak diperhatikan oleh siapapun.

Tetapi setelah itu saya berpikir cepat bagaimana sih cara membuat para audience menyimak perkataan saya? Yaitu dengan cara menghampiri salah satu audience terdekat, menyodorkan beberapa pertanyaan untuk mereka dan ternyata cara itu berhasil ! Saya pun mendapatkan perhatian mereka kembali, saya merasa menang.

Untuk pengalaman pribadi pun saya juga mengalami hal yang sama, yaitu ketika saya mempresentasikan suatu produk pada saat saya bekerja, mereka yang bertanya malah tidak memperhatikan saya dan sibuk dengan handphone masing-masing, saya pun melakukan cara yang sama seperti dikelas dan ternyata juga berhasil untuk diterapkan dikehidupan nyata, baik pada saat MC atau menjadi Host.

Karena itulah saya merasa materi ini merupakan materi emas untuk saya, biasa nya saya akan menanggapinya dengan emosional atau biasa disebut dengan baperisasi. Jika kita ingin menjadi Host atau Presenter professional kita harus menghadapinya dengan cerdik dan tidak menggunakan emosi. Jika pada satu acara tiba-tiba Host baper kan jadi kurang enak juga suasananya bukan ? Sekian curhatan saya pada artikel kali ini, apabila ada kurang kata saya mohon maaf dan saya terima masukannya agar saya bias menulis artikel dengan lebih baik lagi.