TALKINC Logo
BerandaTentang Kami
LPK TALKINCKATATALKINC
TALKINC

Jl. Kendal No.18 A-B, Menteng,
Jakarta Pusat, 10310

+62 21 391 8899
info@talk-incorporation.com

Corporate Programs

  • In-House Training
  • Executive Coaching
  • Team Building
  • Video Learning

Public Class Programs

  • Calendar
  • Fundamentals
  • Professional
  • Youth Program
  • One Day Training

© 2026 PT. Trikata Esa Karsa. All rights reserved.

Kembali
May 22, 2017TalkInc

Beberapa jenis audience di dalam public speaking

Sebagai seorang Public Speaker di dalam public speaking anda harus bisa memahami tipe – tipe audiens dan cara memahami nya, jika anda mengenali jenis atau tipe audiens, anda akan lebih mudah menghandle mereka. Berikut adalah beberapa jenis audience yang perlu di ketahui :

The Sheep
– Tipe audiens ini akan fokus dalam mendengar apa yang anda katakan dan sangat menanti jawaban dari anda
– Tipe audiens ini akan mendengar dan berharap untuk mengerti pembahasan dari materi yang disampaikan dan juga berdiskusi dengan anda.
– Mereka harus di berikan arahan yang jelas, karena mereka tidak suka menunjukkan kemandirian dan kreatifitas.

The Hotshot
– Tipe audiens ini adalah audiens yang percaya diri dan nyaman dalam mengikuti seminar.
– Mereka suka mendatangi seminar untuk belajar dan berdiskusi.
– Mereka belajar dengan cepat dan akan menanyakan pertanyaan yang menantang agar mereka bisa mengerti lebih dalam.
– Jika anda tidak memenuhi harapan mereka sebagai peserta, mereka akan memberikan masukan dan complaint kepada anda.

The Clown
– Tipe audiens ini suka berinteraksi social.
– Mereka akan banyak bertanya dan memberikan komentar.
– Mereka menyukai diskusi dan tugas-tugas
– Tipe audiens ini mudah di motivasi hanya dengan memberikan mereka sedikit perhatian.

The Sniper
– Tipe audiens ini sering disebut “egois”
– Mereka akan mencari kesempatan yang tepat untuk mengkritik atau hanya sekedar untuk menunjukkan keahlian mereka di acara tersebut.

The Unwanted Panelist
– Tipe audiens ini seringkali mencoba untuk memperpanjang pembahasan dengan menceritakan audiens tentang pengalaman mereka, hal ini terkadang di sengaja untuk memperoleh respect.
– Mereka seringkali menjadi yang pertama menjawab pertanyaan dengan penjelasan yang terlalu panjang.
– Audiens lain menganggap peserta ini sangat mengganggu.

Jika anda telah memahami tipe-tipe audiens tersebut, anda akan bisa lebih engage dengan audiens dan lebih fasih dalam menghandle jenis-jenis audiens tersebut.

Dipublikasi di Wawasan