Mempengaruhi Orang Lain Dengan Memberikan Umpan Balik yang Kuat
Seiring berjalannya waktu, manusia harus memimpin dalam lingkarannya.Mulai dari memimpin di taman kanak-kanak, menjadi orang tua bagi anak-anak kita, hingga memimpin tim menuju tujuan perusahaan.Saya tidak percaya seseorang dilahirkan sebagai pemimpin.Anda yang membaca artikel ini juga bisa menjadi seorang pemimpin.Pertanyaannya adalah: seberapa besar keinginan Anda untuk melakukannya?
Sacrifice for everything you want, or else everything you want will become your sacrifice. One of the things that I have learned until this is how my observation (as I enjoy being a listener) turn into positive feedback for myself and others. However, being judgmental and giving feedback are related.
I found two methods on how to give positive feedback without being judgmental that you can implement.
1. Model GROW oleh Max Landsberg (Untuk tinjauan kinerja)
SASARAN
Pastikan dan yakini bahwa kita mempunyai tujuan dan arah yang sama.Beda cara tapi satu arah.
REALITAS
You must listen and fully understand the challenges people face in achieving the goal. Remember to ask the question, ‘Do you think/feel…?’ instead of ‘I think…
PILIHAN
Meminta pendapatnya untuk mendapatkan jawaban yang tulus sambil menghindari reaksi perselisihan.Saat ini, kami mencoba membaca dengan cermat dan mengidentifikasi apa masalahnya, lalu memberikan opsi lain untuk mencapai tujuan tersebut.
WILL
Masyarakat tidak akan menyetujui opsi baru tersebut jika tidak ada manfaatnya atau terpaksa.Percakapan yang inspiratif perlu dibangun agar masyarakat percaya dan yakin terhadap pilihan tersebut.
2. Sandwich Umpan Balik
Mulailah dengan pujian.
Selalu ungkapkan rasa syukur dan penghargaan dengan memberikan feedback positif terhadap apa yang mereka lakukan.Pujian kecil bisa membuat orang merasa dihargai.
Berikan pilihan positif.Setelah itu, mintalah pendapat mereka tentang apa yang mereka lakukan dan mintalah izin untuk membagikan sudut pandang dan sudut pandang Anda kepada orang lain.
Penutupan positif.Akhiri masukan Anda dengan memotivasi dan menyemangati mereka
Secara praktis, saya menggunakan kombinasi metode ini.Metode GROW adalah apa yang biasa saya gunakan ketika saya berada di lingkungan perusahaan, memberikan umpan balik dalam situasi profesional seperti tinjauan kinerja untuk Tim Penjualan/RM saya.Namun, sandwich umpan balik adalah sesuatu yang saya gunakan dalam setiap situasi, termasuk ketika saya memfasilitasi.Memberikan pujian atau komentar positif kepada orang lain dapat meningkatkan kadar endorfin.Komentar seperti ‘Saya suka senyummu,’‘Aku suka blazer warnamu,’atau ‘Bagaimana kamu mendapatkan sepatu kets unik itu?’adalah jenis komentar yang dapat mendorong seseorang untuk terlibat dalam percakapan dengan Anda dan merasa dihargai.
Terkadang, perbedaan atau konflik muncul karena kesalahpahaman, apalagi jika kita tidak mengenal orang dengan baik.Sentuhan pribadi diperlukan untuk memahami pikiran dan perasaan orang.Inilah yang membuat kita menjadi manusia yang unik dan cerdas, bukan entitas buatan.
However, providing feedback to others is essential for the betterment of all of us in a positive way, and avoiding causing pain to others. So, are you still willing to give painful feedback to others?
Ditulis oleh Fernando Edo
Edited by Alyezca Disya