TALKINC Logo
BerandaTentang Kami
LPK TALKINCKATATALKINC
TALKINC

Jl. Kendal No.18 A-B, Menteng,
Jakarta Pusat, 10310

+62 21 391 8899
info@talk-incorporation.com

Corporate Programs

  • In-House Training
  • Executive Coaching
  • Team Building
  • Video Learning

Public Class Programs

  • Calendar
  • Fundamentals
  • Professional
  • Youth Program
  • One Day Training

© 2026 PT. Trikata Esa Karsa. All rights reserved.

Kembali
June 21, 2017TalkInc

Metode berbicara di depan umum

Public Speaking memiliki beberapa metode, setiap metode tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan, yang tentunya bisa di sesuaikan dengan kenyamanan pribadi masing – masing. Berikut adalah metode Public Speaking yang familiar di antara Public Speaker :

1. Metode Naskah atau Manuscript
Naskah dibuat secara tertulis dan memuat hal apa saja yang akan disampaikan kepada publik. Public Speaker akan mengembangkan ide dalam susunan kata, kalimat dan juga paragraf. Opening dan juga closing disertakan juga di dalam manuscript. Metode ini digunakan oleh Public Speaker yang diharuskan untuk menyampaikan sesuatu yang membutuhkan ketelitian yang tinggi, seperti pada saat pidato perihal politik, pengumuman reshuffle cabinet, dan lain – lain.

Kelemahan Metode ini :
Public Speaker tersebut tak dapat menyesuaikan diri dengan situasi pada saat acara berlangsung.
Komunikasi antar Pembicara dan audiens akan lebih sering menjadi Komunikasi Satu Arah.
Pembicara akan terpaku pada naskah, sehingga menjadi kaku.

Kekuatan Metode ini :
Materi akan tersampaikan secara lengkap dan terstruktur.
Tidak akan ada segmen yang terlupakan karena sudah ditulis secara lengkap.

2. Metode Hafalan
Cara ini kurang lebih sama seperti membaca naskah. Naskah tidak dibacakan tetapi dihafalkan terlebih dahulu. Pada saat menghafalkan naskah, naskah hanya bisa dihafalkan jika naskah nya pendek dan harus di baca berulang – ulang secara konsisten. Pada kesempatan ini, pembicara bisa improvisasi, akan tetapi inti dari konten.

Kekuatan metode ini :
Minimal kesalahan jika naskah tersebut benar –benar dikuasai.
Pembicara akan lebih mudah menggunakan bahasa tubuh, seperti lebih banyak menggunakan eye contact.

Kelemahan metode ini :
Pembicara cenderung berbicara tanpa penghayatan.
Jika lupa dengan salah satu kata dari naskah tersebut, pidato bisa gagal.

3. Metode Spontanitas
Pembicara tidak menyiapkan naskah maupun menyiapkan naskah untuk acara tersebut.Pembicara hanya memikirkan topik apa yang akan dibicarakan.

Kekuatan Metode ini :
Lebih menarik apalagi jika banyak menggunakan improvisasi.

Kelemahan Metode ini :
Ada kemungkinan tidak lancar karena tidak ada persiapan.

Dipublikasi di Wawasan