Menjelajahi Dampaknya: Pengalaman Pelatihan Public Speaking
Fasilitator TALKINC datang ke tempat saya bekerja saat ini sebanyak tiga kali dalam tiga periode berbeda.Namun karena beberapa hal, saya tidak sempat menghadiri ketiga sesi tersebut.Untuk mengejar ketertinggalan, saya membaca slide-slide yang disajikan pada ketiga sesi tersebut.Anehnya, sebagian besar slide tidak menjelaskan diri sendiri.Pikiranku otomatis membuat asumsi untuk mengisi informasi yang hilang, tapi di saat yang sama, aku meragukan asumsiku sendiri.Untuk mengetahui makna tersembunyi di balik beberapa kata yang tertulis di slide presentasi (serta untuk meningkatkan kemampuan komunikasi saya), saya mendaftar ke OfflineBerbicara di Depan Umum ProfesionalAngkatan 89 (“PS89”) class.
Pada hari pertama saya di Kelas TALKINC, saya menerima sebuah buku yang menguraikan beberapa kata yang sebelumnya saya baca di slide presentasi.Selain itu, buku tersebut juga menyebutkan bahwa presentasi yang dipersiapkan dengan baik memiliki tiga komponen (yaitu:pembicara, audiens, dan alat) yang saling bersinergi menjawab alasan TalkInc sengaja menyiapkan slide presentasi semacam itu.Konsep sinergi inilah yang dibahas Kak Edo dalam acara “Sekilas Tentang Public Speaking”sesi ini, dijelaskan lebih lanjut oleh Kak Aurellio pada sesi “Cara Membuat Slide Presentasi yang Mengesankan”, dan secara konsisten diterapkan oleh fasilitator yang ditugaskan untuk kelas PS89 di mana mereka menjaga interaksi dengan siswa dengan sangat baik dan memanfaatkan slide presentasi sebagai alat pendukung untuk berbagi pengetahuan berharga mereka.
Setelah mengikuti seluruh sembilan sesi, saya menyadari bahwa saya tidak hanya memperoleh pengetahuan tetapi juga pengalaman yang mengesankan.Oleh karena itu, bagi saya, konsep sinergi adalah salah satu materi paling berdampak yang saya pelajariKelas Public Speaking Angkatan 89di TALKINC karena dapat membedakan satu pembicara dengan pembicara lainnya.
Ditulis oleh : Helsya
Public Speaking 89 Class