by admin | Jul 25, 2018 | Information, News
Pengalaman menjadi Fasilitator Talkinc dr awal 2012 banyak memberi manfaat buat saya.Tidak hanya berbagi pengalaman,tapi juga mendapat banyak pengalaman baru. (Termasuk memberikan “nama panggung” untuk peserta).

Membimbing peserta untuk siap menjadi MC/Presenter professional.
8 module yg diberikan melalui teori & praktek dan diakhiri dengan ujian dengan sertifikasi,dari mulai persiapan menjadi seorang MC & Presenter,cara interview yg baik sampai cara berpenampilan dan bersikap selalu humble membuat peserta siap tampil secara professional.
Mengikuti kemajuan peserta sampai akhirnya beberapa diantaranya tampil di stasiun televisi dan tampil dalam panggung2 acara,sungguh kebanggaan yang luar biasa untuk saya.
by admin | Jul 4, 2018 | Articles, Information, News
Selama saya mengikuti training MC dan Presenter ini, materi yang paling membantu saya adalah membuat script. Ibu Lia Halim mengajarkan bahwa sebagai “calon” MC Professional kita harus menulis sendiri scriptnya, untuk mempermudah kita menguasai materi acara. Dalam penulisan script juga harus dituliskan kata –kata seperti nah, ooh, masa., tidak hanya point-pointnya saja, sehingga kita sebagai MC pemula tidak akan mengalami momen “blank ” saat memandu sebuah acara.
Dalam penulisan skrip, ini juga dijelaskan tahap-tahapnya, dari pembukaan, ice breaking, bridging, sampai penutup. Hal yang selalu ditekankan adalah jangan jadi MC terima kasih dan acara selanjutnya, perkaya script dengan informasi tentang materi acara atau hal-hal yang personal pengundang acara, seperti: lagu kesukaan, makanan kesukaaan, dll.
Praktek membuat script juga cukup berkesan, saya juga dapat beberapa koreksi, salah satunya tidak nyambung, antara kalimat, sehingga membingungkan bagi yang mendengar, ini menjadi kelemahan saya yang harus diperbaiki. Ibu Lia juga menjelaskan, pembuatan script itu gampang gampang susah, semakin sering membuat script, semakin baik kemampuan kita menulis, semakin baik menyikapi situasi saat memandu acara.
Menjadi MC dan TV presenter tidak hanya memilki fisik yang menarik, tetapi juga mempunyai kemampuan yang mumpuni untuk memahami kliennya. Kata-kata yang dikeluarkan harus berisi disesuaikan dengan tema acara. Membuat script yang baik menjadi salah satu modal yang harus dimiliki MC professional.
by admin | Apr 26, 2018 | Information, News
Selama saya mengikuti training MC dan Presenter ini, materi yang paling membantu saya adalah membuat script. Ibu Lia Halim mengajarkan bahwa sebagai “calon” MC Professional kita harus menulis sendiri scriptnya, untuk mempermudah kita menguasai materi acara. Dalam penulisan script juga harus dituliskan kata –kata seperti nah, ooh, masa., tidak hanya point-pointnya saja, sehingga kita sebagai MC pemula tidak akan mengalami momen “blank ” saat memandu sebuah acara.
Dalam penulisan skrip, ini juga dijelaskan tahap-tahapnya, dari pembukaan, ice breaking, bridging, sampai penutup. Hal yang selalu ditekankan adalah jangan jadi MC terima kasih dan acara selanjutnya, perkaya script dengan informasi tentang materi acara atau hal-hal yang personal pengundang acara, seperti: lagu kesukaan, makanan kesukaaan, dll.
Praktek membuat script juga cukup berkesan, saya juga dapat beberapa koreksi, salah satunya tidak nyambung, antara kalimat, sehingga membingungkan bagi yang mendengar, ini menjadi kelemahan saya yang harus diperbaiki. Ibu Lia juga menjelaskan, pembuatan script itu gampang gampang susah, semakin sering membuat script, semakin baik kemampuan kita menulis, semakin baik menyikapi situasi saat memandu acara.
Menjadi MC dan TV presenter tidak hanya memilki fisik yang menarik, tetapi juga mempunyai kemampuan yang mumpuni untuk memahami kliennya. Kata-kata yang dikeluarkan harus berisi disesuaikan dengan tema acara. Membuat script yang baik menjadi salah satu modal yang harus dimiliki MC professional.
by admin | Sep 8, 2017 | Information, News
Mengikuti kelas MC & TV Presenter di TALKINC di batch 88 menjadi pengalaman dan pelajaran yang sangat berkesan dan bermanfaat bagi saya yang ingin menjadi seorang MC dan presenter yang professional. Dari semua materi yang diajarkan, materi favorit saya yaitu pada encounter 3 atau tentang First impression dan juga teaming with partner yang pada saat itu disampaikan oleh Ka Robby Purba.

Menurut saya first impression yang sangat penting untuk menciptakan profesionalitas kita sebagai seorang MC/Presenter, karena image terhadap audiens ditentukan pada dua menit pertama kita dalam membuka suatu acara. First Impresions juga penting untuk menjaga hubungan baik kepada stakeholders, karena ada poin-poin yang harus kita jaga sebagai seorang professional MC dan presenter dalam pembentukan brand image yang baik. Pada materi teaming with your partner kita juga diajarkan untuk tidak menjadi partner yang dominan atau memonopoli bagian partner kita pada saat tampil. Proses reading script juga sangat penting untuk mengetahui bagian kita dan partner sebelum memulai acara.

Kelas yang saat itu dimentori oleh Ka Robby purba merupakan kelas yang paling berkesan dari kelas-kelas lain yang pastinya tidak kalah seru dan menyenangkan. Pada pertemuan kelas itu berkesan karena kita diajarkan untuk bagaimana tersenyum melalui mata dan body language kita, lalu diberi tugas untuk membuat script kuis sponsor yang sebelumnya kita juga telah diberikan contoh script asli dr acara tv jadi lebih jelas memberi gambaran untuk tau seperti apa script yang baik dan benar. Dan Fun Challenge kita terakhir pada kelas saat itu, kita harus bisa mempresentasikan suatu produk dengan first impression kita masing-masing dan produk yang secara acak diberikan oleh mentor kita dalam waktu yang sangat singkat untuk bagaimana menarik audiens dengan produk yang diberikan pada saat itu. It was fun and challenging untuk kita bersama-sama koreksi dan bagaimana menjadi seorang MC dan Professional TV Presenter.
by admin | Aug 16, 2017 | Uncategorized
Saya selalu senang melihat MC atau presenter di berbagai acara. Sepertinya mereka sangat asyik ya dan sangat menikmati dalam membawakan acara. Kagum deh pokoknya dengan semangat positif yang bisa mereka tularkan ke para audience. Kebetulan beberapa teman saya juga berprofesi sebagai MC atau presenter. Waktu itu salah satu teman saya bercerita kalau dia pernah mengikuti sekolah presenter di TALKINC. Saya pun mencari tahu tentang TALKINC dan dengar-dengar kualitas pengajaran di TALKINC memang bagus. Sayang sekali karena berbagai kesibukan saya sempat terhalang ketika ingin bergabung. Namun senang sekali akhirnya sekarang saya bisa menyempatkan waktu untuk bergabung di TALKINC!
Banyak sekali wawasan dan pengalaman baru yang saya dapatkan di tiap pertemuan. Tidak hanya sekedar berbagi pengetahuan, para tutor juga selalu berhasil menginspirasi saya. Sulit menentukan mana pertemuan yang paling mengesankan. Namun pada kali ini saya ingin berbagi mengenai salah satu sesi yang fasilitatornya adalah Wahyu Wiwoho. Tema pertemuan pada waktu itu adalah “Building the Atmosphere” dan “When Things Gone Bad”. Pas banget karena saya selalu penasaran bagaimana sih seorang MC selalu bisa berhasil membawa suasana? Mas Wahyu kemudian menjelaskan unsur-unsur atmosfer yang semuanya berperan penting dan saling mendukung satu sama lain.
Ketika memasuki tema “When Things Gone Bad”, kami di kelas menonton beberapa video. Salah satunya adalah suasana ketika pembawa berita yang sedang on air mengalami gempa. Wah saya yang nonton aja nggak kebayang paniknya gimana. Mas Wahyu lalu berpesan kalau dalam situasi apapun usahakan harus tetap tenang. Kita juga boleh mengkomunikasikan apa kendala yang dialami kepada audience. Masih banyak lagi ‘wejangan’ dan feedback lainnya yang diberikan Mas Wahyu di kelas dan masih saya ingat sampai sekarang.
Yang pasti saya benar-benar merasa berkembang dengan mengikuti MC-TV Presenter Class di TALKINC. Seperti yang saya sudah bilang sebelumnya, I always feel inspired when I leave the class. Terima kasih TALKINC!