Testimoni Kelas Reguler Public Speaking Batch 62 “Deddy Machdan”

9 hari Sabtu saya lalui di Jalan Kendal no. 18 A-B, Menteng, Jakarta Pusat. Setiap pagi di hari Sabtu saya harus bangun subuh demi mengejar kereta Bogor menuju stasiun Dukuh Atas. Demi apa? Demi duduk manis di dalam kelas selama 4 jam full mendengarkan penuturan para fasilitator training Public Speaking. Sounds like a torture, huh?

Well, apparently it is not that bad, at all. Materi ‘pelajaran’ sangat mencerahkan, dan most of the time juga menghibur. Fasilitator penuh insights, selalu siap berbagi pengalaman tentang banyak hal yang tidak kita dapat dari teori, teman-teman di kelas yang asyik dan menyenangkan, serta kopi sachet gratis yang disediakan di depan kelas, menjadi sebuah support system yang komplit. What a bless.

If I am to a have a thing to regret is probably not be able to be taught by Erwin Parengkuan and Rebecca Tumewu, the founder. It would be great to attend their knowledge sharing and get some inputs directly from the masters. But overall, what Talk Inc. has that others don’t, is the whole package (system, content, experts, place and people); they are fun, they are good, and they are ‘talk-ing’ to us in such personal ways.

Talk Inc. is definitely a school I would recommend!

Keterampilan Esensial Public Speaking dalam Komunikasi Efektif

Tahukah anda bahwa komunikasi adalah suatu aktivitas timbal balik? Satu pihak menjadi penyampai pesan sedangkan pihak lainnya menjadi penerima pesan. Dalam Public Speaking komunikasi efektif terjadi apabila pesan yang disampaikan dapat diterima secara lengkap dan utuh, serta tidak terjadi kesalah pahaman.

Umumnya dalam memahami komunikasi efektif, kita menitik-beratkan pada pembicara atau pemberi pesan. Padahal pihak yang tidak kalah penting dari itu adalah pendengar. Seringkali kesalah-pahaman terjadi ketika pendengar salah menerima dan menafsirkan informasi yang disampaikan. Mengapa bisa demikian? Jawabannya sederhana, kita tidak menaruh cukup perhatian kepada pesan yang sedang disampaikan. Oleh karena itu, diperlukan suatu keterampilan bagi pendengar, yaitu Active Listening.

Active Listening atau mendengar aktif adalah upaya secara sadar untuk tidak hanya mendengarkan kata-kata yang orang lain sampaikan tetapi yang terutama adalah untuk menangkap pesan lengkap yang dikomunikasikan. Bagaimana cara kita dapat mendengar aktif?

1. Menyimak, perhatikan lawan bicara dan jaga kontak mata. Berusaha mengabaikan distraksi lingkungan.
2. Tunjukkan bahwa kita mendengarkan dengan cara sesekali mengangguk, menunjukkan dukungan melalui ekspresi wajah dan komentar verbal seperti, “Benar” dan “Iya”.
3. Berikan feedback, meskipun kita berusaha mendengarkan tetapi asumsi pribadi dapat mempengaruhi apa yang kita pahami. Bertanya untuk mencocokkan pemahaman.
4. Hindari menghakimi, interupsi membuang waktu. Lebih baik kita mempersilahkan lawan bicara untuk menyampaikan pesan secara utuh baru kemudian bertanya.
5. Tanggapi dengan tepat, mendengar aktif bertujuan untuk mendorong rasa menghargai dan pengertian, bukan untuk menyerang lawan bicara.

Mendengar aktif memerlukan banyak konsentrasi dan tekad. Kebiasaan lama memang sulit untuk ditinggalkan, akan tetapi kita harus memulai untuk menjadi komunikator yang lebih baik. Mulailah menggunakan keterampilan mendengar aktif untuk meningkatkan produktivitas di tempat kerja, dan membina hubungan yang lebih baik.

Komunikasi yang baik di dalam Public Speaking

Didalam Public Speaking, komunikasi yang baik menyampaikan apa sesungguhnya pembicara pikirkan dan rasakan. Ada situasi-situasi tertentu dimana pertimbangan adalah pilihan yang tepat daripada mengungkapkan secara gamblang apa yang kita pikirkan dan rasakan. Tapi umumnya komunikasi akan lebih efektif apabila kita berterus terang. Agar tercipta atmosfer pembicaraan yang dilandasi kepercayaan, seorang pembicara harus mampu menciptakan presentasi dimana dia dan hadirinnya saling :

1. Berbagi informasi dan pengalaman

2. Mengatakan kebenaran dan kejujuran

3. Mengakui kesalahan

4. Memberi dan menerima tanggapan yang membangun

5. Berbicara dengan tujuan baik, bukan untuk menguji atau menjatuhkan .

6. Konsisten baik antara kata demi kata, ide demi ide, maupun antara pemikiran, perkataan dan tindakan.

Kekuatan Emosi dalam Public Speaking

Kekuatan Emosi dalam Public Speaking

Kita tentu pernah melihat sebuah tayangan iklan yang sangat berkesan dihati sehingga tergerak untuk membeli produk yang diiklankan atau paling tidak selalu teringat tayangan tersebut setiap kali melihat produknya terpajang di supermarket.

Dalam Public Speaking pembicaraan yang efektif adalah yang seperti tayangan iklan itu melekat kuat di benak pemirsa karena hasil menyentuh emosi mereka. Dengan menciptakan emosi yang cukup dan terus menerus membangkitkannya saat presentasi berlangsung, hadirin akan mengingat emosi tersebut ketika mereka melihat produk atau subjek yang telah anda presentasikan. Perasaan-perasaaan tersebut akan secara dramatis meningkatkan kemauan hadirin untuk melakukan tindakan yang anda harapkan.

Emosi adalah bagian sangat penting dalam Public Speaking. Bila anda seorang salesman, misalnya tidak cukup anda memilik penguasaan tentang produk yang anda jual, anda juga harus pandai membangkitkan emosi calon pembeli. Mengapa? Karena keistimewaan dan manfaat produk adalah bahasan dalam menjual, sedangkan emosi adalah bagaimana hadirin tergerak atau memutuskan untuk membeli produk anda.

Pembicara yang sukses biasanya menggunakan cerita untuk menciptakan emosi, membangun emosi, dan menacapkannya dengan kuat di hati hadirin.
Cerita dapat mengikat perasaan-perasaan hadirin secara kuat. Bila anda pernah menceritakan sebuah kisah dengan unsur perasaan, atau menceritakan pengelaman emosional kepada orang lain, hal ini akan efektif, baik dalam interaksi singkat yang hanya satu menit maupun dalam presentasi satu jam.

Tips meningkatkan kemampuan public speaking

Ketakutan untuk berbicara didepan umum merupakan hal yang biasa, mungkin hal yang anda rasakan adalah anda takut untuk melakukan kesalahan, anda takut kalau jatuh dari panggung, dan berbagai ketakutan lainnya. Hal tersebut bukan berarti anda tidak akan bisa menjadi seorang Public Speaker yang baik, ada beberapa tips public speaking yang bisa membuat anda menjadi lebih percaya diri berbicara di depan umum, yaitu :

1. Latihan secara konsisten
Jika anda telah mempersiapkan diri dengan baik, hal tersebut adalah salah satu cara agar anda bisa relax pads saat berbicara didepan umum. Sebenarnya banyak orang yang mampu untuk berbicara didepan umum dengan baik akan tetapi tidak efektif karena tidak melakukan persiapan yang matang, sehingga menjadi tidak terstruktur.

2. Penampilan akan menambah percaya diri
Penampilan yang menarik bisa membuat anda lebih pede pada saat berada di depan banyak orang, hal tersebut bisa mengurangi rasa gugup anda.

3. Buatlah poin – poin penting
Pada saat berbicara didepan public, buat lah poin – poin penting, buat lah poin – poin yang harus anda bicarakan, siapkan konsep yang matang, sehingga anda tidak menghafal dan melenceng jauh dari topic yang akan dibicarakan.

4. Sering menonton video Seminar atau Pidato
Semakin sering anda menonton contoh – contoh video seminar atau pidato, anda akan mendapatkan gambaran besar bagaimana seorang pembicara bisa berbicara didepan public dengan mudah, dengan “luwes”, bukan menjadi masalah jika pada awal nya anda mengikuti gaya berbicara orang tertentu, aka tetapi, pada saat kemampuan anda sudah berkembang, anda akan bisa menemukan ciri khas anda sendiri.

WhatsApp Online Chat Support