by admin | Jun 8, 2016 | Information, News

Materi favorit saya selama mengikuti proses belajar menjadi seorang Professional MC-TV Presenter di Talkinc adalah materi encounter 2 yang dibawakan oleh Mba Intan Erlita. Materi encounter 2 adalah tentang A to Z to Become MC-TV Presenter dan Building Relationship with Your Stakeholder. Saya sangat menyukai materi ini karena menurut saya untuk menjadi seorang MC-TV presenter, mengetahui secara detail tahapan demi tahapan mulai dari persiapan sampai tampil di atas panggung adalah hal yang sangat penting. Selain itu, membangun hubungan yang baik dengan stakeholder juga menjadi hal yang sangat penting bagi seorang professional MC-TV Presenter.
Sebagai seorang professional MC-TV Presenter, kita harus melakukan persiapan yang matang mulai dari mental, fisik yang sehat, penampilan, penguasaan konten, dan juga latihan.
Ada 3 tahap yang harus dilalui oleh seorang MC-TV Presenter, yaitu tahap Pre-Show (Briefing dengan klien, gladi resik, memastikan jadwal di venue, membuat cue card, fitting baju, dll) tahap D-Day (Memastikan dressing room, memastikan contact person, melakukan reading, show time) dan tahap Post-Show (Meminta feedback/review dari klien, mereview diri sendiri).
Seorang MC-TV Presenter pasti akan berhubungan dengan banyak pihak. Untuk membangun hubungan yang baik dengan para stakeholder, kita harus mempunyai mental dan sikap yang positif, menyenangkan, profesional, selalu menghargai semua pendukung acara termasuk klien dan kru, serta selalu bersikap kooperatif. Dengan begitu, pekerjaan kitapun pasti akan terasa lebih mudah, selain itu juga akan membuat klien puas dan senang dengan kita sehingga akan memperlancar karier kita di masa yang akan datang.
by admin | Jun 6, 2016 | Information, News
Di batch yang ke 48, saya Ayu Alkatiry bergabung dalam sebuah training di TALKINC untuk meningkatkan kemampuan saya dibidang Public Speaking. Banyak materi yang disampaikan di TALKINC ini dan tidak ada satupun yang tidak menarik. Namun dari sekian materi yang menarik, satu materi yang menjadi favorit saya adalah Flow of Mind.

Materi yang disampaikan oleh fasilitator yang sangat handal seperti bro Didi Mudita, menjadikan sesi ini menyenangkan dan tidak membuat stress bagi pesertanya walaupun menurut saya materi ini cukup berat. Bagaimana tidak, tanpa penguasaan flow of mind yang baik pasti sebuah presentasi akan menjadi berantakan dan pesan yang ingin disampaikan menjadi tidak tercapai.

Memahami setiap kelemahan dari masing-masing peserta yang dianalisa oleh fasilitator dan Role play disetiap sesi yang menjadi ciri khas TALKINC, membuat peserta mendapatkan pengalaman langsung bagaimana mempersiapkan sebuah presentasi meskipun dihadapkan pada waktu yang singkat. Pengalaman Didi Mudita dalam memfasilitasi materi ini dan bimbingan yang diberikan, membuat saya nyaris tidak percaya dengan performa yang saya lakukan.
by admin | Jun 3, 2016 | Information, News
Saya Nita Triwahyuningsih sebagai seorang marketing, saya dituntut untuk berhadapan dengan semua orang dari berbagai kalangan masyarakat untuk menjual produk perusahaan tempat saya bekerja. Namun ada sebuah kecenderungan negative yang saya rasakan selama ini yaitu saya tidak PD apabila saya harus berhadapan dengan calon nasabah yang memiliki kedudukan cukup tinggi di perusahaannya sehingga informasi yang saya berikan kepada calon nasabah seringkali menjadi tidak berurutan alias acak adut karena grogi dan ujung-ujungnya saya tidak clossing. Selain itu, saya juga tidak cakap untuk mengemas kata menjadi pesan yang manis dan enak didengar sehingga tidak jarang orang di sekitar saya merasa tersudutkan dengan pesan saya. Melihat kondisi saya, salah seorang teman menganjurkan untuk mengikuti kelas Public Speaking di Talkinc dan sekarang saya merupakan peserta training kelas Public Speaking batch 48.

Kelas yang menarik bagi saya adalah kelas ketiga “Flow of Mind” dibawakan oleh Mas Didi Mudita. Sebagai praktisi yang mahir di bidangnya. Sebagai public speaker, Mas Didi mengajarkan agar tidak SUNGKAN, MALU, DAN GENGSI karena ketiga kata itulah yang menghalangi kita untuk melakukan public speaking. Kalau kita terperangkap dengan 3 kata magic tersebut, tidak jarang pemikiran kita tidak akan sinkron dengan mulut ujung2nya pesannya gagal total.
So, yang harus dilakukan adalah preparation, kuasai rasa takutmu, dan yang terakhir kuasai panggungmu sehingga ketika SPOTLIGHT sudah mengarah ke kita, kita akan jadi Public Speaker yang baik!
by admin | Jun 1, 2016 | Information, News
Seminar tentang Personal Branding bersama Becky Tumewu di Hotel Bumi Surabaya 31 Mei 2016 berjalan lancar dan peserta terlihat sangat antusias. Acara ini berhasil direkam dan ditulis oleh Surat Kabar JAWAPOS yang terbit tanggal 1 Juni 2016. Menurut Becky Tumewu, Personal Branding tumbuh dari 3 komponen utama, yaitu value, skill dan behavior. Ditambah 2 kompenen tambahan yaitu penampilan (total look) dan keunikan. Untuk membangun personal branding, seseorang wajib memiliki 3 komponen utama tersebut dan minimal 1 komponen tambahan. Hal ini perlu dibangun secara terus menerus dalam waktu yang tidak singkat.

by admin | Jun 1, 2016 | Information, News
Seminar Personal Branding bersama Becky Tumewu yang diadakan oleh WomanBlitz berlangsung di Hotel Bumi Surabaya, pada tanggal 31 Mei 2016. Pada seminar ini, Becky Tumewu sebagai salah satu founder TALKINC, sekolah Public Speaking dan MC-TV Presenter akan sharing tentang Personal Branding kepada para wanita karir di Surabaya yang sebagian besar berprofesi sebagai marketing communication, public relations, dan entrepreneurs. Seminar ini merupakan bagian dari program yang dimiliki TALKINC Surabaya.

Menurut Becky Tumewu, terdapat komponen utama dalam membangun personal branding yaitu Value, Skill, dan Behavior yang secara konsisten diterapkan dengan tujuan untuk menampilkan citra diri seseorang secara positif. Becky Tumewu memberikan contoh beberapa tokoh dengan personal branding yang kuat seperti Lady Gaga, Steve Jobs, dan Simon Cowell sebagai case study yang menggambarkan bagaimana personal branding seseorang dengan konsisten ditampilkan dapat memberikan ciri khas yang sangat kuat sehingga membedakan orang tersebut dengan yang lainnya. Tidak hanya menilai dari komponen utama, namun juga terdapat komponen tambahan seperti total look (penampilan), dan keunikan lainnya.
Seminar interaktif ini berlangsung selama dua jam dan memberikan banyak informasi kepada para peserta. Para peserta yang hadir pun sangat antusias dengan materi seminar yang di sampaikan oleh Becky Tumewu. Para peserta juga diajak aktif dalam seminar ini melalui diskusi dan role play dimana para peserta diminta untuk menyebutkan tiga kata kunci yang menggambarkan dirinya untuk kemudian dipresentasikan di depan forum.

Seminar yang mengusung tema personal branding ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada peserta bagaimana membangun sebuah personal branding secara baik dan tepat.
Sebagai pesan penutup dari seminar ini, dalam membangun personal branding sesorang harus memulainya dengan mengenali potensi diri serta kualitas yang dimiliki sehingga dapat ditampilkan sebagai citra diri yang positif dan memastikan kualitas tersebut memberikan manfaat bagi orang lain.
Jika Anda tertarik dan ingin mengetahui lebih dalam tentang Personal Branding atau ilmu komunikasi lainnya, Anda bisa mendaftarkan diri menjadi murid di TALKINC Surabaya di Graha Bumiputera 7th floor. Jalan Raya Darmo – Surabaya. Ph. (031) 5680206. Untuk informasi seputar program di TALKINC di nicky@talk-incorporation.com. HP 0822.5751.5599 – 0888.0982.6120.
by admin | May 30, 2016 | Information, News
Setelah membahas mengenai bagaimana menguasai diri dan meningkatkan rasa percaya diri saat melakukan tes wawancara, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu faktor yang membuat kebanyakan orang gagal saat tes wawancara dilihat dari kemampuan komunikasi verbal. Tujuan umum berbicara ada tiga, yaitu memberitahukan (to inform), menghibur (to entertain), dan mengajak atau meyakinkan atau (to persuade) (Tarigan, Berbicara: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, 2008).
Kegagalan saat tes wawancara yang pertama karena adanya rasa gugup. Rasa gugup itulah yang mengakibatkan cara berbicara terbata-bata. Pada artikel sebelumnya TALKINC sudah memberikan kiat untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda. Telah disebutkan di atas, bahwa tujuan berbicara salah satunya adalah meyakinkan lawan bicaranya. Begitu juga saat melakukan tes wawancara dimana Anda dituntut agar dapat meyakinkan interviewer sehingga bisa yakin jika Anda adalah calon karyawan yang sedang dicari. Oleh karena itu, kemampuan berbicara harus dipelajari dan tentunya dilatih secara berkelanjutan.
Kemampuan berbicara dapat dipelajari dalam salah satu materi kelas reguler TALKINC bernama Speaking impressively dimana program tersebut difokuskan pada kemampuan berbicara agar penyampaian pesan dapat dilakukan secara efektif dan dapat memberikan kesan impresif kepada lawan bicara. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pesan dapat disampaikan secara efektif dengan 2 komponen utama, yaitu pesan dan kesan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyampaikan pesan, yaitu:
1. Hindari menggunakan banyak kata “ee…”. Hal ini sering dilakukan seseorag karena merasa gugup. Namun, Anda perlu memanage rasa gugup Anda. Terlalu sering menggunakan kata tersebut membuat kesan interviewer tidak yakin atas jawaban Anda karena pernyataan yang Anda sampaikan seolah-olah terlalu banyak berpikir dan berhati-hati. Saat menghadapi interviewer dan Anda diberikan pertanyaan, usahakan Anda dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan lancar dan lugas.
2. Latihlah kemampuan verbal Anda. Tujuan dari melatih kemampuan verbal adalah Anda akan memiliki kemampuan story telling yang baik dan Anda tidak akan mudah kehabisan kata-kata. Diharapkan, jika melakukan tes wawancara Anda dapat menjawab semua pertanyaan interviewer.
3. Ciptakan powerful word. Ketika Anda sedang melakukan tes wawancara berilah kesan baik untuk interviewer yang dapat membuat interviewer mengingat Anda. Dalam menciptakan powerful word ada beberapa komponen yang perlu diingat, yaitu pesan yang disampaikan harus logis, memiliki kosakata yang banyak, tahu apa yang harus disampaikan, dan mengandung emosi (adanya ikatan antara kita dengan konten atau pesan yang akan disampaikan)
Demikianlah kiat-kiat agar lolos tes wawancara. Tentunya semua yang kita sampaikan disini dapat dipelajari lebih mendalam dengan mengikuti kelas speaking impressively di TALKINC Jakarta atau TALKINC Surabaya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan dapat diterapkan jika sedang menghadapi tes wawancara. Semoga sukses!!