by admin | Jul 4, 2018 | Articles, Information, News

9 hari Sabtu saya lalui di Jalan Kendal no. 18 A-B, Menteng, Jakarta Pusat. Setiap pagi di hari Sabtu saya harus bangun subuh demi mengejar kereta Bogor menuju stasiun Dukuh Atas. Demi apa? Demi duduk manis di dalam kelas selama 4 jam full mendengarkan penuturan para fasilitator training Public Speaking. Sounds like a torture, huh?
Well, apparently it is not that bad, at all. Materi ‘pelajaran’ sangat mencerahkan, dan most of the time juga menghibur. Fasilitator penuh insights, selalu siap berbagi pengalaman tentang banyak hal yang tidak kita dapat dari teori, teman-teman di kelas yang asyik dan menyenangkan, serta kopi sachet gratis yang disediakan di depan kelas, menjadi sebuah support system yang komplit. What a bless.
If I am to a have a thing to regret is probably not be able to be taught by Erwin Parengkuan and Rebecca Tumewu, the founder. It would be great to attend their knowledge sharing and get some inputs directly from the masters. But overall, what Talk Inc. has that others don’t, is the whole package (system, content, experts, place and people); they are fun, they are good, and they are ‘talk-ing’ to us in such personal ways.
Talk Inc. is definitely a school I would recommend!
by admin | May 30, 2018 | Information, News
Tahukah anda bahwa komunikasi adalah suatu aktivitas timbal balik? Satu pihak menjadi penyampai pesan sedangkan pihak lainnya menjadi penerima pesan. Dalam Public Speaking komunikasi efektif terjadi apabila pesan yang disampaikan dapat diterima secara lengkap dan utuh, serta tidak terjadi kesalah pahaman.
Umumnya dalam memahami komunikasi efektif, kita menitik-beratkan pada pembicara atau pemberi pesan. Padahal pihak yang tidak kalah penting dari itu adalah pendengar. Seringkali kesalah-pahaman terjadi ketika pendengar salah menerima dan menafsirkan informasi yang disampaikan. Mengapa bisa demikian? Jawabannya sederhana, kita tidak menaruh cukup perhatian kepada pesan yang sedang disampaikan. Oleh karena itu, diperlukan suatu keterampilan bagi pendengar, yaitu Active Listening.
Active Listening atau mendengar aktif adalah upaya secara sadar untuk tidak hanya mendengarkan kata-kata yang orang lain sampaikan tetapi yang terutama adalah untuk menangkap pesan lengkap yang dikomunikasikan. Bagaimana cara kita dapat mendengar aktif?
1. Menyimak, perhatikan lawan bicara dan jaga kontak mata. Berusaha mengabaikan distraksi lingkungan.
2. Tunjukkan bahwa kita mendengarkan dengan cara sesekali mengangguk, menunjukkan dukungan melalui ekspresi wajah dan komentar verbal seperti, “Benar” dan “Iya”.
3. Berikan feedback, meskipun kita berusaha mendengarkan tetapi asumsi pribadi dapat mempengaruhi apa yang kita pahami. Bertanya untuk mencocokkan pemahaman.
4. Hindari menghakimi, interupsi membuang waktu. Lebih baik kita mempersilahkan lawan bicara untuk menyampaikan pesan secara utuh baru kemudian bertanya.
5. Tanggapi dengan tepat, mendengar aktif bertujuan untuk mendorong rasa menghargai dan pengertian, bukan untuk menyerang lawan bicara.
Mendengar aktif memerlukan banyak konsentrasi dan tekad. Kebiasaan lama memang sulit untuk ditinggalkan, akan tetapi kita harus memulai untuk menjadi komunikator yang lebih baik. Mulailah menggunakan keterampilan mendengar aktif untuk meningkatkan produktivitas di tempat kerja, dan membina hubungan yang lebih baik.
by admin | May 22, 2018 | Information, News
Perkembangan teknologi dan kemudahan akses internet berdampak pada tren penggunaan media sosial. Lebih jauh lagi, tren penggunaan media sosial juga berdampak pada perubahan cara komunikasi interpersonal kita. Menurut Paul Booth, PhD (2013), seorang profesor Fakultas Komunikasi di DePaul University Chicago, setidaknya terdapat tiga isu yang muncul terkait peran media sosial dan cara kita berkomunikasi. Pertama, kita berkomunikasi via media sosial kita cenderung mempercayai lawan bicara sehingga pembicaraan menjadi lebih terbuka.
Kedua, koneksi sosial tidak sekuat komunikasi tatap muka sehingga kita tidak terbiasa untuk membina hubungan yang lebih mendalam. Ketiga, kita cenderung memilih untuk berinteraksi dengan lawan bicara yang sependapat dengan kita sehingga cara pandang kita menjadi kurang luas dan terbatas.
Lalu bagaimana media sosial mengubah cara kita berkomunikasi?
1. Keberadaan media sosial menciptakan rasa urgensi dan kebutuhan untuk berbagi. Prinsip dasar komunikasi adalah kita mengirimkan pesan dan kemudian menerima umpan balik. Keberadaan Instagram dengan fitur Stories yang hanya bertahan selama 24 jam memunculkan kebutuhan untuk segera merespon secara real time.
2. Media sosial membuka perspektif mendalam mengenai tempat-tempat yang jauh. Kita dapat menampilkan cuplikan dunia kita melalui media sosial dan siapapun di internet dapat melihatnya serta melakukan hal yang sama. Dengan demikian, tempat-tempat yang dahulu terasa jauh menjadi dapat kita lihat tanpa harus kita datangi.
3. Melalui media sosial kita juga dapat mengakses cerita lengkap dari suatu informasi, bukan hanya potongan atau cuplikan. Media sosial telah begitu berkembang, tidak hanya tulisan, kita juga dapat mengunggah gambar dan video.
4. Media sosial juga membuat pesan digital menjadi lebih pribadi dengan adanya fitur gambar, tulisan, stiker, dan filter. Kita dapat berkreasi dengan menambahkan sentuhan personal pada setiap konten yang akan kita tampilkan di media sosial.
5. Selain menjadi salah satu jalur komunikasi, media sosial juga membawa warta berita kembali ke kehidupan Milenial. Warta berita yang dikemas singkat dan padat, penggunaan tagar di media sosial membuat persebaran warta berita menjadi sangat cepat dan massive.
6. Sosial media memberikan kemampuan untuk menyebarkan momen secara langsung (live). Hal-hal yang sebelumnya tidak pernah terungkap, kini dapat diakses semua orang. Ini membuka perspektif baru dalam berkomunikasi dan dapat dijadikan momentum untuk perubahan ke arah yang lebih baik.
Media sosial saat ini telah mengubah cara kita berkomunikasi, menciptakan peluang baru untuk citra diri dan pembelajaran, bahkan memberi kesempatan untuk menampilkan kepribadian kita kembali ke dunia digital.
by admin | May 18, 2018 | Information, News
Seorang pembicara yang sukses tahu cara membangkitkan kepercayaan dalam dirinya sebaik ia tahu cara membawakan pridato dan presentasinya. Mereka sadar apalah artinya kata-kata yang hebat apabila tidak disertai keyakinan pada saat menyampaikannya.
Ada 3 (tiga) strategi Public Speaking yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri anda sebagai pembicara, yaitu :
1. Kembangkan sikap matang dalam diri anda (be mature)
Sikap yang matang meliputi : kecerdasan emosional, kematangan usia, dan gambaran diri yang positif terhadap diri sendiri.
2. Kenali dan kendalikan penghambat kepercayaan diri (combat your hidden enemies)
Hidden enemies meliputi cara berpikir dan merasakan, cara mengungkapkan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan, dan cara menempatkan diri dihadapan orang lain.
3. Atasi rasa takut dan cemas saat berbicara (overcome fear)
Mengatasi rasa takut meliputi cara mengendalikan ketakutan berbicara di depan umum, dan mengalahkan rasa takut untuk memenangkan hati hadirin.
by admin | May 17, 2018 | Information, News
Didalam Public Speaking, komunikasi yang baik menyampaikan apa sesungguhnya pembicara pikirkan dan rasakan. Ada situasi-situasi tertentu dimana pertimbangan adalah pilihan yang tepat daripada mengungkapkan secara gamblang apa yang kita pikirkan dan rasakan. Tapi umumnya komunikasi akan lebih efektif apabila kita berterus terang. Agar tercipta atmosfer pembicaraan yang dilandasi kepercayaan, seorang pembicara harus mampu menciptakan presentasi dimana dia dan hadirinnya saling :
1. Berbagi informasi dan pengalaman
2. Mengatakan kebenaran dan kejujuran
3. Mengakui kesalahan
4. Memberi dan menerima tanggapan yang membangun
5. Berbicara dengan tujuan baik, bukan untuk menguji atau menjatuhkan .
6. Konsisten baik antara kata demi kata, ide demi ide, maupun antara pemikiran, perkataan dan tindakan.
by admin | May 16, 2018 | Information, News
Hai all, perkenalkan saya Herlinda Oman, salah satu peserta di kelas MC & TV Presenter batch 89, apa yang akan saya highlight selama saya belajar di TALKINC ? jujur saya bingung karena menurut saya semua special disini, mulai dari materi, coach, suasana kelas dan pertemanan yang saya dapat selama saya di TALKINC it was adorable moments.

Diantara yang special itu, pasti ada yang paling top one dong, nah kelas pertama adalah yang paling berkesan buat saya, karena dikelas ini kita diberikan pengenalan basic menjadi seorang MC, dan dikelas ini juga nama panggung saya lahir, nama lengkap saya Siti Herlinda dan nama panggung saya Herlinda Oman, thank you so much buat coach kelas pertama kita Mba Lala Tangkudung yang sudah kasih saran buat lahirnya nama panggung saya dan teman-teman lho.

Selain dapat bekal nama panggung yang keren, Mba Lala juga sharing pengalaman ketika pertama kali jadi MC, tentunya ini hal paling penting buat kita-kita yang sangat awam terhadap dunia per mc an atau presenter, kita juga diajarin jenis-jenis MC, role and responsibility sampai profesionalisme menjadi MC, jadi sejak awal kita diharapkan sudah bisa menetukan mau jadi MC jenis apa nantinya, dan masih banyak lagi, kelas ini seperti kelas perkenalan yang membuka mata saya tentang per MC an.

At the end, selama di TALKINC selain ilmu yang saya dapat, saya juga mendapatkan teman-teman baru, yang walaupun sekarang kita sudah kembali ke habitatnya masing-masing, kita masih suka nongkrong bareng, sharing info kegiatan MC dan sampai sekarangpun grup WA kelas MC batch 89 masih aktif lho thanks teman-teman kelas batch 89, Talkinc & tentunya Manulife Aset Manajemen Indonesia perusahaan tempat saya bekerja saat ini, yang sudah memberikan kesempatan untuk saya belajar menjadi MC yang baik di TALKINC.
by admin | Apr 26, 2018 | Information, News
Selama saya mengikuti training MC dan Presenter ini, materi yang paling membantu saya adalah membuat script. Ibu Lia Halim mengajarkan bahwa sebagai “calon” MC Professional kita harus menulis sendiri scriptnya, untuk mempermudah kita menguasai materi acara. Dalam penulisan script juga harus dituliskan kata –kata seperti nah, ooh, masa., tidak hanya point-pointnya saja, sehingga kita sebagai MC pemula tidak akan mengalami momen “blank ” saat memandu sebuah acara.
Dalam penulisan skrip, ini juga dijelaskan tahap-tahapnya, dari pembukaan, ice breaking, bridging, sampai penutup. Hal yang selalu ditekankan adalah jangan jadi MC terima kasih dan acara selanjutnya, perkaya script dengan informasi tentang materi acara atau hal-hal yang personal pengundang acara, seperti: lagu kesukaan, makanan kesukaaan, dll.
Praktek membuat script juga cukup berkesan, saya juga dapat beberapa koreksi, salah satunya tidak nyambung, antara kalimat, sehingga membingungkan bagi yang mendengar, ini menjadi kelemahan saya yang harus diperbaiki. Ibu Lia juga menjelaskan, pembuatan script itu gampang gampang susah, semakin sering membuat script, semakin baik kemampuan kita menulis, semakin baik menyikapi situasi saat memandu acara.
Menjadi MC dan TV presenter tidak hanya memilki fisik yang menarik, tetapi juga mempunyai kemampuan yang mumpuni untuk memahami kliennya. Kata-kata yang dikeluarkan harus berisi disesuaikan dengan tema acara. Membuat script yang baik menjadi salah satu modal yang harus dimiliki MC professional.
by admin | Mar 2, 2018 | slider new
by admin | Mar 2, 2018 | slider new
by admin | Jan 29, 2018 | talkinc fasilitator
MC Wedding & Public Speaker