by admin | Jun 3, 2016 | Information, News
Saya Nita Triwahyuningsih sebagai seorang marketing, saya dituntut untuk berhadapan dengan semua orang dari berbagai kalangan masyarakat untuk menjual produk perusahaan tempat saya bekerja. Namun ada sebuah kecenderungan negative yang saya rasakan selama ini yaitu saya tidak PD apabila saya harus berhadapan dengan calon nasabah yang memiliki kedudukan cukup tinggi di perusahaannya sehingga informasi yang saya berikan kepada calon nasabah seringkali menjadi tidak berurutan alias acak adut karena grogi dan ujung-ujungnya saya tidak clossing. Selain itu, saya juga tidak cakap untuk mengemas kata menjadi pesan yang manis dan enak didengar sehingga tidak jarang orang di sekitar saya merasa tersudutkan dengan pesan saya. Melihat kondisi saya, salah seorang teman menganjurkan untuk mengikuti kelas Public Speaking di Talkinc dan sekarang saya merupakan peserta training kelas Public Speaking batch 48.

Kelas yang menarik bagi saya adalah kelas ketiga “Flow of Mind” dibawakan oleh Mas Didi Mudita. Sebagai praktisi yang mahir di bidangnya. Sebagai public speaker, Mas Didi mengajarkan agar tidak SUNGKAN, MALU, DAN GENGSI karena ketiga kata itulah yang menghalangi kita untuk melakukan public speaking. Kalau kita terperangkap dengan 3 kata magic tersebut, tidak jarang pemikiran kita tidak akan sinkron dengan mulut ujung2nya pesannya gagal total.
So, yang harus dilakukan adalah preparation, kuasai rasa takutmu, dan yang terakhir kuasai panggungmu sehingga ketika SPOTLIGHT sudah mengarah ke kita, kita akan jadi Public Speaker yang baik!
by admin | May 30, 2016 | Information, News
Setelah membahas mengenai bagaimana menguasai diri dan meningkatkan rasa percaya diri saat melakukan tes wawancara, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu faktor yang membuat kebanyakan orang gagal saat tes wawancara dilihat dari kemampuan komunikasi verbal. Tujuan umum berbicara ada tiga, yaitu memberitahukan (to inform), menghibur (to entertain), dan mengajak atau meyakinkan atau (to persuade) (Tarigan, Berbicara: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, 2008).
Kegagalan saat tes wawancara yang pertama karena adanya rasa gugup. Rasa gugup itulah yang mengakibatkan cara berbicara terbata-bata. Pada artikel sebelumnya TALKINC sudah memberikan kiat untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda. Telah disebutkan di atas, bahwa tujuan berbicara salah satunya adalah meyakinkan lawan bicaranya. Begitu juga saat melakukan tes wawancara dimana Anda dituntut agar dapat meyakinkan interviewer sehingga bisa yakin jika Anda adalah calon karyawan yang sedang dicari. Oleh karena itu, kemampuan berbicara harus dipelajari dan tentunya dilatih secara berkelanjutan.
Kemampuan berbicara dapat dipelajari dalam salah satu materi kelas reguler TALKINC bernama Speaking impressively dimana program tersebut difokuskan pada kemampuan berbicara agar penyampaian pesan dapat dilakukan secara efektif dan dapat memberikan kesan impresif kepada lawan bicara. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pesan dapat disampaikan secara efektif dengan 2 komponen utama, yaitu pesan dan kesan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyampaikan pesan, yaitu:
1. Hindari menggunakan banyak kata “ee…”. Hal ini sering dilakukan seseorag karena merasa gugup. Namun, Anda perlu memanage rasa gugup Anda. Terlalu sering menggunakan kata tersebut membuat kesan interviewer tidak yakin atas jawaban Anda karena pernyataan yang Anda sampaikan seolah-olah terlalu banyak berpikir dan berhati-hati. Saat menghadapi interviewer dan Anda diberikan pertanyaan, usahakan Anda dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan lancar dan lugas.
2. Latihlah kemampuan verbal Anda. Tujuan dari melatih kemampuan verbal adalah Anda akan memiliki kemampuan story telling yang baik dan Anda tidak akan mudah kehabisan kata-kata. Diharapkan, jika melakukan tes wawancara Anda dapat menjawab semua pertanyaan interviewer.
3. Ciptakan powerful word. Ketika Anda sedang melakukan tes wawancara berilah kesan baik untuk interviewer yang dapat membuat interviewer mengingat Anda. Dalam menciptakan powerful word ada beberapa komponen yang perlu diingat, yaitu pesan yang disampaikan harus logis, memiliki kosakata yang banyak, tahu apa yang harus disampaikan, dan mengandung emosi (adanya ikatan antara kita dengan konten atau pesan yang akan disampaikan)
Demikianlah kiat-kiat agar lolos tes wawancara. Tentunya semua yang kita sampaikan disini dapat dipelajari lebih mendalam dengan mengikuti kelas speaking impressively di TALKINC Jakarta atau TALKINC Surabaya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan dapat diterapkan jika sedang menghadapi tes wawancara. Semoga sukses!!
by admin | May 30, 2016 | Information, News
Kompetisi untuk memperoleh pekerjaan di Indonesia saat ini semakin ketat. Menurut survey dari Badan Pusat Statistik yang terakhir dirilis pada bulan Agustus 2015 melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 7,56 juta orang. Tentunya banyaknya pengangguran ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti, meningkatnya jumlah lulusan sedangkan jumlah lowongan pekerjaan yang disediakan tidak sebanding, banyaknya tenaga asing yang datang ke Indonesia untuk bekerja, kurangnya softskill para lulusan sehingga kurang diminati oleh perusahaan, dan masih banyak faktor lainnya.
Banyak para job seeker yang memiliki kesempatan untuk mengikuti serangkaian tes yang diadakan oleh perusahaan. Namun, tidak sedikit diantara mereka yang gagal saat berada ditahap wawancara. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh banyak lembaga survey menyebutkan bahwa faktor utama kegagalan seseorang saat melakukan interview kerja adalah perasaan gugup karena kurangnya percaya diri.
Gugup merupakan perasaan wajar yang muncul ketika akan menghadapi wawancara dengan interviewer. Hal yang akan diakibatkan jika seseorang merasa gugup saat wawancara adalah kurang fokus sehingga muncullah jawaban yang kurang relevan saat diberi pertanyaan oleh interviewer. Hal tersebut nantinya akan membuat interviewer menjadi menilai buruk terhadap personality orang yang diwawancarai.
Kali ini TALKINC akan memberikan kiat-kiat jitu agar Anda dapat meningkatkan rasa percaya diri. Hal yang pertama adalah pahami persepsi yang dimiliki seseorang mengenai diri sendiri. Persepsi ini tentunya bisa sesuai dengan realita bisa juga bergeser atau bertolak belakang dari kenyataan yang sesungguhnya. Kedua, cari tahu segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Ketiga, pahami konsep self-esteem. Self-esteem adalah bagaimana kita menghargai diri kita sendiri berdasarkan gambaran diri yang kita miliki. Self-esteem ini erat kaitannya dengan self-image, sehingga orang yang memiliki gambaran diri yang negatif juga akan memiliki penghargaan diri yang kurang. Salah satu strategi untuk membangun self-esteem dengan benar adalah dengan mengkaji peran yang kita miliki sebagai pribadi yang matang. Ketiga kiat tersebut dapat dipelajari oleh semua orang secara lebih mendalam di TALKINC School of Public Speaking Jakarta ataupun Surabaya.
Pentingnya meningkatkan rasa percaya diri dirasa mampu mengurangi rasa gugup saat melakukan tes wawancara kerja. Sehingga dengan modal percaya diri Anda mampu menjauhkan rasa gugup dan fokus dengan segala pertanyaan yang dilontarkan oleh interviewer. Tentunya, tidak hanya bermodalkan rasa percaya diri, Anda perlu mempelajari secara umum mengenai perusahaan yang akan mempekerjakan Anda. Semoga sukses…
by admin | May 25, 2016 | Information, News
Nama saya Naztasha Cesty, biasa dipanggil Tasha. Saya adalah murid di program Public Speaking di TALKINC. Saya mengikuti program Public Speaking karena saya merasa ada kekurangan dalam skill komunikasi untuk menyampaikan pesan agar dapat diterima oleh audience dengan baik. Harapan saya setelah selesai mengikuti program Public Speaking, kemampuan saya dalam berkomunikasi meningkat.

Photo Documentation : Regular Class Public Speaking Batch 49
Selama kurang lebih 3 (tiga) bulan saya mengikuti program Public Speaking banyak hal-hal yang menarik dan menyenangkan terjadi. Dalam setiap encounter para fasilitator selalu dapat memberikan masukan-masukan yang dapat meningkatkan dan mengembangkan karakter dari murid-muridnya. Dari seluruh encounter yang menjadi favorit saya adalah encounter 1 (pertama) “The Overview.”
Alasan saya menyukai materi dari The Overview adalah karena di dalam materi The Overview betul-betul membuat para murid mengetahui apa yang akan dihadapi selama program berlangsung dan memberikan basic yang kuat untuk dapat berlatih dan menjadi pembicara yang dapat menyampaikan pesan dan dapat diterima dengan dengan baik oleh audience. Basic atau pengetahuan dasar yang baik dapat membantu murid menjalani proses dalam mencapai hasil yang baik dengan lebih terarah.
by admin | May 19, 2016 | Information, News
I recalled joining week end class “Speaking Impressively” in September 2015. I completed 3 (three) encounters and by the time the course’s ended, I learnt that the modules are to assist the development of communication competence. It gives guidance on how we choose the words for appropriate use; how we should set the tone when we share ideas to public, etc. I enjoyed learning them all. I see myself as a person who feels very uncomfortable being in ‘a spotlight’. For me, speaking in public can be downright terrifying. Lately, after a thorough consideration, I decide to engage in another session of Public Speaking class.
Each week, whenever I have completed a module, I began to recognize that taking public speaking class has some surprising benefits. I can practice what I have learnt then get feedback from others on the same day. I gained responses, comments from TALKINC. facilitators and those are the most valuable parts to enhance my communication skill in front of the public. When I was nearly completed all the modules, one of TALKINC facilitator gave a resourceful feedback to us the more often we speak, the faster we learn. Slow, steady and continuous improvement is the goal, not an overnight miracle”. That advice has now become ‘my own mantra’. Thank you TALKINC.
Wed, March 30, 2016
Agnes Hesti Rahayu –Regular Class Public Speaking Batch 49
by admin | May 12, 2016 | Information, News
Di kota-kota besar di Indonesia seperti Surabaya atau Jakarta, kebutuhan MC yang professional dalam sebuah event cukup tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya acara-acara besar yang diselenggarakan di kota-kota tersebut. Acara konser, pameran, acara resepsi pernikahan, adalah beberapa contoh acara yang memerlukan adanya MC untuk memandu berjalannya sebuah acara. Sehingga di kota-kota besar pekerjaan menjadi seorang MC adalah peluang pekerjaan yang sangat menjanjikan.
TALKINC sebagai sekolah MC TV Presenter dan Public Speaking yang secara spesifik juga membantu pengembangan kemampuan seseorang menjadi MC yang profesional. MC (master of ceremony) juga biasa disebut announcer atau penyiar. Tugas dan tanggung jawab seorang MC adalah memastikan acara berlangsung dengan lancar, tepat waktu, serta meriah atau khidmat dari awal hingga selesai.
Agar menjadi seorang MC yang professional, maka perlu diperhatikan faktor-faktor pendukung seperti, memiliki wawasan yang luas mengenai berbagai aspek dalam acara yang dipandu, penampilan sesuai dengan tema acara, memiliki rasa humor, dapat menyusun kalimat yang akan diucapkan dengan baik, dan dapat membangun atmosfer positif saat memandu acara. Dari berbagai faktor di atas perlu dipelajari dan dikuasai oleh orang-orang yang ingin menggeluti dunia MC. Selain itu, seorang MC juga perlu memperhatikan teknik berbicara saat tampil membawakan sebuah acara. Seorang MC perlu mengatur teknik berbicara yang jelas dan artikulatif, bahasa tubuh bersinergi dengan pesan yang disampaikan, dan juga penggunaan bahasa yang tepat dan berkesan.
Sekolah MC TV Presenter dan Public Speaking TALKINC Jakarta maupun Surabaya, segala kebutuhan untuk dapat menjadi MC professional dapat terpenuhi. Dalam masa pelatihan akan banyak materi yang diberikan seperti memahami brand image, cara membuat skrip yang baik dan benar, bagaimana menjadi MC professional, dan beberapa pembahasan lainnya. Didukung dengan modul yang teruji dan sesai dengan kebutuhan pasar saat ini, para fasilitator yang berkompeten dan sangat berpengalaman, serta adanya praktik langsung maka akan memberikan pengalaman yang sangat berharga sehingga diharapkan para peserta dapat menjadi MC yang terdepan.
by admin | May 9, 2016 | Information, News
Menjadi sebuah kebutuhan jika kemampuan dasar sebagai presenter, mc, anchor, announcer adalah Public speaking. Public speaking dulunya lebih sering disebut keterampilan beretorika, merupakan seni atau keterampilan berbicara di depan umum dengan memperhatikan unsur-unsur berkomunikasi agar informasi yang disampaikan komunikator dapat diterima dengan baik oleh komunikan. Public speaker yang baik perlu memperhatikan beberapa hal seperti cara penyampaian pesan secara efektif, bahasa tubuh yang tepat bersinergi dengan pesan yang disampaikan, dan aspek verbal yang jelas. Selain itu, Public Speaker juga perlu memahami kebutuhan audience agar presentasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat.
Kemampuan public speaking saat ini sangat dibutuhkan untuk setiap individu, baik untuk pelajar/mahasiswa, pekerja professional, maupun para praktisi dibidang entertainment. Setiap individu dalam kegiatan sehari-hari juga harus memiliki kemampuan public speaking yang baik sehingga lawan bicara dapat mengerti pesan yang disampaikan. Namun, banyak orang yang belum menyadari pentingnya keterampilan public speaking, sehingga banyak orang juga yang belum mampu menguasai diri dan audience ketika tampil di depan umum dalam menyampaikan sebuah gagasan. Menurut survey yang dilakukan oleh The People’s Almanac Book kepada 3000 warga Amerika Serikat menunjukkan bahwa sebanyak 21% warga memiliki ketakutan berbicara di depan umum.
Dengan adanya tuntutan agar masyarakat memiliki keterampilan public speaking, maka muncullah sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan yang fokus untuk pelatihan public speaking seperti TALKINC. Diantara banyaknya lembaga pendidikan atau sekolah yang berfokus pada pelatihan public speaking, tentunya TALKINC yang baru saja membuka cabang pertamanya di Surabaya berusaha memberikan yang terbaik dari setiap modul pelatihan dan fasilitator yang akan memfasilitasi pelatihan dengan menggunakan metode practical drilling dan coaching. Di TALKINC akan diajarkan banyak hal mulai dari dasar public speaking yaitu Boosting Confidence, cara menyampaikan pesan yang impressif melalui kelas Speaking Impressively, tehnik Public Speaking dan juga penampilan sesuai dengan Personal Branding yang ingin ditampilkan.
by admin | Apr 15, 2016 | Information, News
Keluarga saya berasal dari Manado, Ibu meminta ayah saya meninggalkan Manado untuk memulai hidup baru di Kota Jakarta. Ayah saya adalah seorang pengusaha Kopra yang sukses, yang akhirnya menyetujui permintaan ibu untuk hijrah ke Jakarta pada tahun 1976.
Sebelum pindah ke Jakarta, Ayah menitipkan kami di Surabaya selama 1,5 tahun sebelum bisnisnya di Jakarta establish. Kenapa Surabaya? Karena transportasi menggunakan kapal laut dari Sulawesi Utara berlabuh di Surabaya sebelum ke Jakarta. Pehitungan ayah bila ia gagal, kami tinggal kembali ke Manado.
Masa kecil yang menyenangkan saya habiskan di Surabaya tepatnya dijalan Kedung Dalam. Saya sendiri tidak ingat persisnya dimana karena waktu itu (1974) umur saya masih 4 tahun. Yang saya ingat adalah saya berbicara bahasa Jawa Timur-an dengan logat medok. Saya juga gemar makan makanan Surabaya, seperti tahu petis, tahu campur dan makanan khas lainnya.
Masa kecil memang tidak ada hubungannya secara langsung dengan usaha saya sekarang dimana TALKINC berencana membuka cabang pertamanya di Surabaya, namun dengan kembalinya ke Surabaya tentunya membawa kenangan tersendiri bagi saya. Surabaya kota terbesar kedua setelah Jakarta. Selama TALKINC berdiri sebagai sekolah komunikasi telah melahirkan banyak bakat dibidang Public Speaking, MC maupun TV presenter.
Banyak client TALKINC dari Surabaya, sehingga dengan membuka cabang di Surabaya membuat kami semakin dekat dengan mereka. Kami ingin juga memberikan kontribusi yang berarti untuk warga Surabaya dalam meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Kantor cabang TALKINC Surabaya akan berdiri di Graha Bumi Putera Jl. Raya Darmo lantai 7 dan mulai beroperasi pada awal bulan April 2016.
by admin | Apr 4, 2016 | Information, News
Saya Michelle Brenda Patricia salah satu murid dari kelas MC TV Presenter Professional Batch 76, materi When Things Gone Bad ketika saya belajar di Talkinc sangat berguna dan dapat menjadi panduan ketika kita membawakan suatu acara. Tetapi mengapa saya memilih materi ini sebagai materi favorit saya ? Karena pada materi ini kami diajarkan bagaimana cara mengendalikan suasana dan audience ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau diluar scenario.
Seperti pada waktu itu kami diuji untuk membawakan salah satu acara, dan saya membawakan acara launching produk yang dilaksanakan di Mall Gandaria City. Ketika saya membawakan acara, para audience tidak ada yang menyimak apa yang saya katakan (yaitu teman-teman saya yang memang diberi tugas oleh mbak Ninda agar tidak menyimak apa yang saya katakan). Jujur disana saya benar-benar syok dan sedih ketika tidak diperhatikan oleh siapapun.
Tetapi setelah itu saya berpikir cepat bagaimana sih cara membuat para audience menyimak perkataan saya? Yaitu dengan cara menghampiri salah satu audience terdekat, menyodorkan beberapa pertanyaan untuk mereka dan ternyata cara itu berhasil ! Saya pun mendapatkan perhatian mereka kembali, saya merasa menang.
Untuk pengalaman pribadi pun saya juga mengalami hal yang sama, yaitu ketika saya mempresentasikan suatu produk pada saat saya bekerja, mereka yang bertanya malah tidak memperhatikan saya dan sibuk dengan handphone masing-masing, saya pun melakukan cara yang sama seperti dikelas dan ternyata juga berhasil untuk diterapkan dikehidupan nyata, baik pada saat MC atau menjadi Host.
Karena itulah saya merasa materi ini merupakan materi emas untuk saya, biasa nya saya akan menanggapinya dengan emosional atau biasa disebut dengan baperisasi. Jika kita ingin menjadi Host atau Presenter professional kita harus menghadapinya dengan cerdik dan tidak menggunakan emosi. Jika pada satu acara tiba-tiba Host baper kan jadi kurang enak juga suasananya bukan ? Sekian curhatan saya pada artikel kali ini, apabila ada kurang kata saya mohon maaf dan saya terima masukannya agar saya bias menulis artikel dengan lebih baik lagi.
by admin | Mar 19, 2016 | Information, News
Banyak mall-mall di Ibukota hampir diisi oleh pernak pernik menjelang Valentine. Bulan penuh cinta sering dianggap hanya untuk pasangan saja atau keluarga terdekat. Namun kenapa tidak mulai mengucapkan atau bahkan berusaha lebih baik dalam komunikasi dengan teman sekantor? Tidak ada salahnya sesekali membawakan makanan sekedar kue ataupun coklat untuk teman sekantor.
Dunia kantor sering dikaitkan hanya dengan dunia professional saja, selepas pulang kerja, kita masing-masing sibuk kembali ke kehidupan personal masing-masing. Padahal sebagai teman kantor yang sering kita jumpai setiap hari kerja, komunikasi menjadi hal yang penting untuk menjaga hubungan antar sesama. Meluangkan waktu sedikit sehabis pulang kerja untuk pergi makan bareng ataupun menyapa satu-satu teman kantor se divisi anda dengan membawa cemilan, menjadi cara yang simple untuk tetap menjaga hubungan baik anda dengan teman-teman kantor.
Dalam dunia kerja, kita pasti menemukan berbagai macam karakter , mulai dari yang cerewet, perfeksionis bahkan sipendiam. Namun, kita harus tetap berusaha untuk menjaga komunikasi yang baik dengan mereka. Perdebatan ataupun saling membicarakan kekurangan teman kantor mungkin menjadi hal yang biasa dalam dinamika kehidupan kantor. Namun apa salahnya, dibulan kasih sayang ini kita mulai mencoba menghangatkan suasana kantor lagi dengan menyapa dan menawarkan makanan kecil. Mungkin simple namun hal ini tidak hanya proses mendekatkan diri dengan teman-teman kantor namun juga membuat mereka bahagia karena pada dasarnya manusia senang untuk dipedulikan. Selamat mencoba.