Kiat Sukses by TALKINC Lulus Tes Wawancara (PART 1)

Kompetisi untuk memperoleh pekerjaan di Indonesia saat ini semakin ketat. Menurut survey dari Badan Pusat Statistik yang terakhir dirilis pada bulan Agustus 2015 melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 7,56 juta orang. Tentunya banyaknya pengangguran ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti, meningkatnya jumlah lulusan sedangkan jumlah lowongan pekerjaan yang disediakan tidak sebanding, banyaknya tenaga asing yang datang ke Indonesia untuk bekerja, kurangnya softskill para lulusan sehingga kurang diminati oleh perusahaan, dan masih banyak faktor lainnya.

Banyak para job seeker yang memiliki kesempatan untuk mengikuti serangkaian tes yang diadakan oleh perusahaan. Namun, tidak sedikit diantara mereka yang gagal saat berada ditahap wawancara. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh banyak lembaga survey menyebutkan bahwa faktor utama kegagalan seseorang saat melakukan interview kerja adalah perasaan gugup karena kurangnya percaya diri.

Gugup merupakan perasaan wajar yang muncul ketika akan menghadapi wawancara dengan interviewer. Hal yang akan diakibatkan jika seseorang merasa gugup saat wawancara adalah kurang fokus sehingga muncullah jawaban yang kurang relevan saat diberi pertanyaan oleh interviewer. Hal tersebut nantinya akan membuat interviewer menjadi menilai buruk terhadap personality orang yang diwawancarai.

Kali ini TALKINC akan memberikan kiat-kiat jitu agar Anda dapat meningkatkan rasa percaya diri. Hal yang pertama adalah pahami persepsi yang dimiliki seseorang mengenai diri sendiri. Persepsi ini tentunya bisa sesuai dengan realita bisa juga bergeser atau bertolak belakang dari kenyataan yang sesungguhnya. Kedua, cari tahu segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Ketiga, pahami konsep self-esteem. Self-esteem adalah bagaimana kita menghargai diri kita sendiri berdasarkan gambaran diri yang kita miliki. Self-esteem ini erat kaitannya dengan self-image, sehingga orang yang memiliki gambaran diri yang negatif juga akan memiliki penghargaan diri yang kurang. Salah satu strategi untuk membangun self-esteem dengan benar adalah dengan mengkaji peran yang kita miliki sebagai pribadi yang matang. Ketiga kiat tersebut dapat dipelajari oleh semua orang secara lebih mendalam di TALKINC School of Public Speaking Jakarta ataupun Surabaya.

Pentingnya meningkatkan rasa percaya diri dirasa mampu mengurangi rasa gugup saat melakukan tes wawancara kerja. Sehingga dengan modal percaya diri Anda mampu menjauhkan rasa gugup dan fokus dengan segala pertanyaan yang dilontarkan oleh interviewer. Tentunya, tidak hanya bermodalkan rasa percaya diri, Anda perlu mempelajari secara umum mengenai perusahaan yang akan mempekerjakan Anda. Semoga sukses…

The Overview materi favorit Naztasha Cesty

Nama saya Naztasha Cesty, biasa dipanggil Tasha. Saya adalah murid di program Public Speaking di TALKINC. Saya mengikuti program Public Speaking karena saya merasa ada kekurangan dalam skill komunikasi untuk menyampaikan pesan agar dapat diterima oleh audience dengan baik. Harapan saya setelah selesai mengikuti program Public Speaking, kemampuan saya dalam berkomunikasi meningkat.

Photo Documentation : Regular Class Public Speaking Batch 49

Selama kurang lebih 3 (tiga) bulan saya mengikuti program Public Speaking banyak hal-hal yang menarik dan menyenangkan terjadi. Dalam setiap encounter para fasilitator selalu dapat memberikan masukan-masukan yang dapat meningkatkan dan mengembangkan karakter dari murid-muridnya. Dari seluruh encounter yang menjadi favorit saya adalah encounter 1 (pertama) “The Overview.”

Alasan saya menyukai materi dari The Overview adalah karena di dalam materi The Overview betul-betul membuat para murid mengetahui apa yang akan dihadapi selama program berlangsung dan memberikan basic yang kuat untuk dapat berlatih dan menjadi pembicara yang dapat menyampaikan pesan dan dapat diterima dengan dengan baik oleh audience. Basic atau pengetahuan dasar yang baik dapat membantu murid menjalani proses dalam mencapai hasil yang baik dengan lebih terarah.

Testimoni Florencia Febryana Regular Class MC-TV Presenter

Memilih Sekolah Public Speaking dan MC-TV Presenter TALKINC sebagai tempat dimana saya memperdalam kemampuan di dunia presenting merupakan hal yang sangat menyenangkan. Pada mulanya, saya adalah seorang wanita yang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi. Saya selalu berpikir bahwa rasa percaya diri yang tinggi adalah salah satu kelebihan saya. Namun, dengan bergabung di Sekolah Public Speaking dan MC-TV Presenter TALKINC membuat saya tersadar bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Rasa percaya diri memang sangat dibutuhkan khususnya di dunia entertainment. Namun, rasa percaya diri itu janganlah sampai berlebihan. Segala sesuatu harus sesuai dengan porsinya.

Photo Documentation : Foto Florencia Febryana bersama facilitator & founder TALKINC Becky Tumewu, Regular Class MC-TV Presenter batch 75

Selain itu, saya mengalami masalah dalam menentukan interest saya di dunia MC-TV Presenter. Saat kelas yang ke-2 yang difasilitator oleh mas Prabu Revolusi, saya mulai menemukan interest saya yakni “to entertain”. MC-TV Presenter memiliki banyak interest dan tipe. Ada seseorang yang cocok sebagai debator seperti Najwa Shihab, harmonizer seperti Mario Teguh, Entertainer seperti Raffi Ahmad dan analyzer seperti Desi Anwar. Di kelas ini, kami juga memiliki tugas untuk praktek. Masing-masing menjalankan tugasnya sesuai passion.

Kami diminta untuk membuat sebuah talkshow. Dimana ada yang berperan sebagai produser, host, reporter dan informan. Saya dipilih berperan sebagai host talkshow bertema “Morning Show”. Setelah itu kami melakukan evaluasi dari hasil praktek tersebut. Saya mendapat penilaian yang positif dari produser dan mas Prabu. Mereka menilai bahwa saya pure entertaining dan harus meningkatkan lagi kemampuan yang saya miliki.

Photo Documentation : Foto Regular Class MC-TV Presenter batch 75

Dalam kelas kedua, mas Prabu juga membagi pengalamannya kepada kami. Bahwa kami harus membina hubungan yang baik dengan sesama karyawan dan team yang bekerja sama dengan kami. Karena di belakang kita sebagai seorang MC ada bagian-bagian lain yang menunjang pekerjaan kita. Apabila hubungan yang baik terjaga, maka akan mendukung keseluruhan pekerjaan kita. Setelah mengikuti 8 kelas MC-TV Presenter, saya mendapatkan banyak pelajaran berharga yang nantinya dapat saya gunakan sebagai bekal dalam berkarir di dunia MC-TV presenter.

My experience of joining personal

I recalled joining week end class “Speaking Impressively” in September 2015. I completed 3 (three) encounters and by the time the course’s ended, I learnt that the modules are to assist the development of communication competence. It gives guidance on how we choose the words for appropriate use; how we should set the tone when we share ideas to public, etc. I enjoyed learning them all. I see myself as a person who feels very uncomfortable being in ‘a spotlight’. For me, speaking in public can be downright terrifying. Lately, after a thorough consideration, I decide to engage in another session of Public Speaking class.

Each week, whenever I have completed a module, I began to recognize that taking public speaking class has some surprising benefits. I can practice what I have learnt then get feedback from others on the same day. I gained responses, comments from TALKINC. facilitators and those are the most valuable parts to enhance my communication skill in front of the public. When I was nearly completed all the modules, one of TALKINC facilitator gave a resourceful feedback to us the more often we speak, the faster we learn. Slow, steady and continuous improvement is the goal, not an overnight miracle”. That advice has now become ‘my own mantra’. Thank you TALKINC.

Wed, March 30, 2016
Agnes Hesti Rahayu –Regular Class Public Speaking Batch 49

Bagaimana menjadi MC Presenter Profesional ?

Di kota-kota besar di Indonesia seperti Surabaya atau Jakarta, kebutuhan MC yang professional dalam sebuah event cukup tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya acara-acara besar yang diselenggarakan di kota-kota tersebut. Acara konser, pameran, acara resepsi pernikahan, adalah beberapa contoh acara yang memerlukan adanya MC untuk memandu berjalannya sebuah acara. Sehingga di kota-kota besar pekerjaan menjadi seorang MC adalah peluang pekerjaan yang sangat menjanjikan.

TALKINC sebagai sekolah MC TV Presenter dan Public Speaking yang secara spesifik juga membantu pengembangan kemampuan seseorang menjadi MC yang profesional. MC (master of ceremony) juga biasa disebut announcer atau penyiar. Tugas dan tanggung jawab seorang MC adalah memastikan acara berlangsung dengan lancar, tepat waktu, serta meriah atau khidmat dari awal hingga selesai.

Agar menjadi seorang MC yang professional, maka perlu diperhatikan faktor-faktor pendukung seperti, memiliki wawasan yang luas mengenai berbagai aspek dalam acara yang dipandu, penampilan sesuai dengan tema acara, memiliki rasa humor, dapat menyusun kalimat yang akan diucapkan dengan baik, dan dapat membangun atmosfer positif saat memandu acara. Dari berbagai faktor di atas perlu dipelajari dan dikuasai oleh orang-orang yang ingin menggeluti dunia MC. Selain itu, seorang MC juga perlu memperhatikan teknik berbicara saat tampil membawakan sebuah acara. Seorang MC perlu mengatur teknik berbicara yang jelas dan artikulatif, bahasa tubuh bersinergi dengan pesan yang disampaikan, dan juga penggunaan bahasa yang tepat dan berkesan.

Sekolah MC TV Presenter dan Public Speaking TALKINC Jakarta maupun Surabaya, segala kebutuhan untuk dapat menjadi MC professional dapat terpenuhi. Dalam masa pelatihan akan banyak materi yang diberikan seperti memahami brand image, cara membuat skrip yang baik dan benar, bagaimana menjadi MC professional, dan beberapa pembahasan lainnya. Didukung dengan modul yang teruji dan sesai dengan kebutuhan pasar saat ini, para fasilitator yang berkompeten dan sangat berpengalaman, serta adanya praktik langsung maka akan memberikan pengalaman yang sangat berharga sehingga diharapkan para peserta dapat menjadi MC yang terdepan.

Pentingnya Belajar Public Speaking

Menjadi sebuah kebutuhan jika kemampuan dasar sebagai presenter, mc, anchor, announcer adalah Public speaking. Public speaking dulunya lebih sering disebut keterampilan beretorika, merupakan seni atau keterampilan berbicara di depan umum dengan memperhatikan unsur-unsur berkomunikasi agar informasi yang disampaikan komunikator dapat diterima dengan baik oleh komunikan. Public speaker yang baik perlu memperhatikan beberapa hal seperti cara penyampaian pesan secara efektif, bahasa tubuh yang tepat bersinergi dengan pesan yang disampaikan, dan aspek verbal yang jelas. Selain itu, Public Speaker juga perlu memahami kebutuhan audience agar presentasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat.

Kemampuan public speaking saat ini sangat dibutuhkan untuk setiap individu, baik untuk pelajar/mahasiswa, pekerja professional, maupun para praktisi dibidang entertainment. Setiap individu dalam kegiatan sehari-hari juga harus memiliki kemampuan public speaking yang baik sehingga lawan bicara dapat mengerti pesan yang disampaikan. Namun, banyak orang yang belum menyadari pentingnya keterampilan public speaking, sehingga banyak orang juga yang belum mampu menguasai diri dan audience ketika tampil di depan umum dalam menyampaikan sebuah gagasan. Menurut survey yang dilakukan oleh The People’s Almanac Book kepada 3000 warga Amerika Serikat menunjukkan bahwa sebanyak 21% warga memiliki ketakutan berbicara di depan umum.

Dengan adanya tuntutan agar masyarakat memiliki keterampilan public speaking, maka muncullah sekolah-sekolah atau lembaga pendidikan yang fokus untuk pelatihan public speaking seperti TALKINC. Diantara banyaknya lembaga pendidikan atau sekolah yang berfokus pada pelatihan public speaking, tentunya TALKINC yang baru saja membuka cabang pertamanya di Surabaya berusaha memberikan yang terbaik dari setiap modul pelatihan dan fasilitator yang akan memfasilitasi pelatihan dengan menggunakan metode practical drilling dan coaching. Di TALKINC akan diajarkan banyak hal mulai dari dasar public speaking yaitu Boosting Confidence, cara menyampaikan pesan yang impressif melalui kelas Speaking Impressively, tehnik Public Speaking dan juga penampilan sesuai dengan Personal Branding yang ingin ditampilkan.